Showing posts with label kuliner. Show all posts
Showing posts with label kuliner. Show all posts

Tuesday, January 3, 2012

Prima Rasa Bakery

Oleh-oleh khas Bandung memang sangat populer sebut saja Molen Kartika Sari, Brownies kukus Amanda hingga Batagor Riri atau Kingsley. Nah salah satunya yang menyediakan oleh-oleh khas Bandung yang cukup variatif adalah Prima Rasa. Kenapa variatif? Karena tempat ini menyediakan berbagai macam jenis brownies, kue bollen, Picnic roll, Cheese Stick, puding, stroopwafel, tape ketan, bagelen dan cheese roll yang rasanya benar-benar nikmat. Varian cake nya pun beragam mulai dari Opera sampe Cheesecake
Untuk browniesnya sendiri saya lebih suka brownies di tempat ini karena tektsurnya yang garing namun sangat lembut ketika di gigit sehingga memberikan sensasi tersendiri saaat memakannya. Sedangkat untuk jenis bollennya terdapat bollen pisang keju, rasa durian, kacang hijau, nangka, dan apel yang dijamin tidak keras dan juga isian yang loyal. Untuk 10 buah bollen kita bisa mendapatkanya dengan harga Rp. 27.000. Prima Rasa Bakery ini memang sudah tersohor terbukti dengan padatnya antrian pelanggan di toko yang tidak terlalu besar ini. Namun jangan khawatir karena semua karyawan disini sangat cekatan sehingga kita tidak perlu menunggu lama untuk membawanya pulang.

Cina Peranakan Di Radja Ketjil

Makanan cina peranakan memang selalu menggugah selera. Namun, biasanya restoran-restoran tersebut tidak sesuai dengan lidah beberapa orang Indonesia. Nah salah satu resto yang menawarkan menu cina peranakan namun dengan rasa yang pas di lidah adalah Radja Ketjil yang mempunya banyak cabang di kota Jakarta. Ternyata dibalik kesuksesan itu ada tangan dingin Tika Panggabean di dalamnya. Dengan interior kayu dan warna merah khas chinese restaurant tempat ini mencampurkan masakan china dengan cita rasa jawa kuno yang sangat kental. Nuansa kuno kian terasa dari daftar menu nya yang memakai ejaan lama seperti deretan masakan Berkoeah, Sajoeran, tahoe, Jang Ringan dan Jang Manis.
Salah satu menu andalan yang wajib dijajal di tempat ini adalah Tahu Hujin Tje Lie Rina yang memiliki arti tahu hujin favorit owner restaurant ini. Rasa tahunya sangat lembut dengan rasa kuah yang autentik. Cita rasa gurih dari tahu makin terasa nikmat dengan adanya potongan ayam, jamur mutiara, sayur pokcay cincang dilengkapi dengan kuah saus tiram yang menggoda. Hmm.... rasanya yum! Ternyata kunci kenikmatannya terletak pada tahu yang dibuat sendiri dari susu kedelai murni dan telur. Porsinya juga besar sehingga menu yang satu ini cocok dinikmati bersama keluarga.
Jadi bagaimana? Sekarang tak perlu lagi mencicipi makanan cina peranakan dengan rasa yang tak sesuai lidah kita karena ada Radja Ketjil solusinya.

Monday, January 2, 2012

Torigami Sushi & Happy Song Karaoke

Pecinta masakan Jepang di Jakarta memang tak pernah habis untuk dimanjakan. Salah satunya sebut saja Torigami Sushi yang menyediakan fusion Japanese foods yang lezat. Menu yang patut dicoba di tempat ini yaitu Torigami Ramen yang memiliki tingkat kepedasan mulai dari yang Mild, Medium hingga Hot. Rasa ramennya sangat pas untuk lidah orang Indonesia terutama para pecinta kuliner pedas yang wajib mencoba menu yang satu ini. Selain itu masih ada Teriyaki chicken atau beef yang juga memiliki 5 tingkat kepedasan saus. Atau bagi para penggila sushi bisa dicoba Sushi Deluxe yang terdiri dari bermacam-macam jenis sushi.
Interior ala Jepang terasa saat kita memasuki tempat ini, adanya origami berbentuk burung yang menggantung di langit-langit restoran memang terlihat sangat indah. Ditambah lagi ornamen bambu dan lampu temaram yang menambah kenyamanan Sushi Torigami. Ada yang menarik dari tempat ini karena selain bisa menyantap masakan ala Jepang, kita juga bisa karaokean bersama. Happy song karaoke yang menyatu dengan tempat ini bisa menjadi hiburan bersama teman-teman. Harga per kamarnya sendiri yaitu Rp 60.000/jam hingga Rp 80.000/jam untuk akhir pekan. Sedangkan untuk harga makanan berkisar dari Rp 10.000 hingga Rp 160.000. Sushi Torigami yang berlokasi di PIM2 ini cocok bagi kamu yang fanatik akan masakan Jepang sambil melepas kepenatan bersama teman-teman.

Sticky Taman Anggrek

Beberapa hari yang lalu saya jalan-jalan menuju mall taman anggrek. Sudah lama saya tidak mengunjungi tempat ini ternyata banyak gerai makanan yang baru dibuka. Salah satu yang bikin saya penasaran dan mendekat adalah Sticky. Gerai permen ini menyajikan permen handmade dengan berbagai rasa yang unik. Sewaktu masuk pertama kali saya melihat bagaimana permen-permen tersebut diolah di atas wajan besar dan beberapa karyawannya yang melakukan pemilinan adonan permen. Ternyata ada sekitar 80 rasa yang dihadirkan di Sticky. Karena saking banyaknya saya sampai kebingungan untuk memilihnya. Pilihan saya akhirnya jatuh kepada Kiwi Rock, sekantung permen berbentuk buah kiwi dengan rasa yang hampir mirip buah kiwi juga.

Sticky merupakan gerai permen yang baru buka di Taman Anggrek Mall. Setiap orang yang melewati gerainya, akan terpancing untuk mendekat dan mencoba permen ini. bagaimana tidak, gerai yang berwarna warni ini menyajikan cara pembuatan permennya yang diolah diatas wajan besar. Pembuatannya pun sepertinya memerlukan kerjasama dari yang mengolah, memilin adonan permen, hingga memotong dan menyajikan permen ini. Permen ini juga bisa dibuat sesuka kita, mau memberikan pesan dalam permen juga bisa, rasanya juga sangat banyak, sekitar 80an rasa. Untuk harga juga bermacam-macam tapi memang yang dibungkus dengan plastik jauh lebih murah dibanding dalam kemasan kaca. Saaat memakan permen buah kiwi, ternyata rasanya memang enak sekali dan lumer di mulut. Rasanya manis tapi sedikit asam, benar-benar unik dan bikin ketagihan. Cocok banget bagi yang suka permen dan makanan manis.

Sunday, January 1, 2012

Solaria

Solaria, siapa yang tidak mengenal restoran yang satu ini. Memiliki lebih dari 50 gerai di kota-kota besar se-Indonesia tempat ini memang tidak pernah sepi pengunjung. Gerainya sendiri bisa dibilang selalu menduduki mal-mal besar di Jakarta. Dengan kapasitas yang lumayan besar tempat ini dinilai tempat yang paling nyaman untuk berkumpul namun dengan harga makanan yang cukup murah. Nuansa ungu dominan terasa walaupun ada beragam warna lainnya yang sengaja ditampilkan untuk mencirikan restoran ini.
Solaria memang dikuasai oleh makanan khas Indonesia namun ada beberapa varian menu international semacam steak yang dapat kita cicipi di tempat ini. Sebut saja Chicken Mozarella dan Chicken Cordon Bleu yang menjadi favorit beberap orang ketika berkunjung ke tempat ini. Untuk menu seafood bisa juga dicoba Nasi Cumi Rica Rica yang pedas dan cocok di lidah semua orang. Selain rasanya yang lezat, Solaria juga dikenal dengan porsinya yang melimpah dan dapat memadati perut kita seharian. Sebut saja jika kita memesan Fuyunghai tanpa nasi di Solaria. Fuyunghai dengan ukuran yang cukup besar akan menghampiri kita dengan wangi yang menggoda selera. Fuyunghai sebesar ini cukup ditebus dengan selembar uang 20ribuan saja. Sangat murah untuk ukuran restoran sejenis.
 
Untuk menu nasi goreng di tempat ini memang menyediakan beragam jenis mulai dari Nasi Goreng Seafood hingga Nasi Goreng Teri yang rata-rata harganya kurang dari 20ribu. Dengan harga semurah itu tentu saja ada beberapa kekurangan yang ada di resto ini. Pelayanan dari Solaria dikenal lama dan tidak terlalu baik mungkin dikarenakan banyaknya pelanggan yang silih berganti untuk dilayani. Tapi di sisi lain memang Solaria tak dapat dipungkiri mendapatkan hati di sebagian warga Jakarta.

Hema Resto

Menikmati makanan asal berbagai negara di dunia memang paling mengasyikkan. Nah, bagi kalian yang gemar berburu kuliner asal Eropa tempat yang satu ini wajib banget untuk dijajal. HEMA, restoran yang mengambil konsep dan masakan asal negeri bunga tulip itu menyajikan makanan yang bersahabat di kantong kita. HEMA sendiri merupakan singkatan dari kata Hemat, Enak, Murah dan Artistik dengan dekorasi yang unik dan memanjakan mata. Dengan pencahayaan yang temaram, tempat ini memang cocok dijadikan pilihan untuk makan malam yang romantis bersama pasangan. Salah satu menu andalan di tempat ini adalah Huzaren Sla, salad buah dan sayuran yang diberi lumuran mayonaise khas restoran ini. Rasanya memang cenderung asam namun sangat berpadu pas ketika masuk ke dalam mulut. Selesai mencicipi menu salad kita bisa beralih ke makanan yang sedikit berat seperti Hutspot Met Klapstuk yang berisi mashed potato yang padat dengan rasa yang gurih serta daging sapi yang mengelilinginya bersama dengan siraman saus berwarna putih yang sangat creamy. Menu yang satu benar-benar dapat mengenyangkan perut anda.
 Untuk minumannya kita bisa menyeruput nikmatnya cokelat dan susu yang loyal dari frozen cappuccino. Rasanya memang sangat luar bisa dan mampu menyegarkan tenggoroka. Karena mengusung tema makanan yang berkualitas dan murah jadi tidak perlu kaget bila tempat ini hanya membandrol makanannya mulai dari 12ribu hingga 30 ribu rupiah saja.

Thursday, December 29, 2011

Gerbang Venezia!!

Siapa sih yang tidak kenal dengan kota Venezia? Kota yang terkenal akan romantisme nya ini terletak di utara Italia lengkap dengan sungai yang membelah kota. Ingin merasakan dinner yang romantis bersama pasangan ala kota Venezia? Jawaban yang paling tepat mungkin hanya restoran Porta Venezia yang terletak di lantai 2 Hotel Arya Duta Semanggi. Atmosfer ala eropa di tempat ini dibangun melalui langit-langitnya yang penuh akan lukisan khas seniman Italy. Selain itu adanya 2 patung yang siap menyambut kita ketika memasuki
“gerbang kota venezia” ini. Berkunjung ke tempat ini sepertinya kurang pas jika tidak menjajal pizza italia dengan rasa yang sangat otentik. Pizza ini memiliki adonan yang tipis lengkap dengan aroma panggangan pizza yang khas dari tungku tradisionalnya. Aroma kayu bakar yang terasa kuat dikarenakan restoran ini menggunakan kayu cemara sebagai bahan kayu bakarnya.

Untuk menu andalan, salah satunya yaitu Pizza Quatro Fromagi untuk anda para pecinta keju. Pizza yang satu ini terdiri dari 4 jenis keju italia yaitu Keju Parmesan, Gorgonzola, Ricotta dan Mozzarela. Selain itu, Porta Venezia juga menyediakan teknik panggang modern dengan menggunakan oven. Jika kita memilih menu daging-dagingan seperti steak dan menginginkan daging yang juicy sebaiknya memesannya dengan teknik panggang tungku. Sedangkan untuk anda yang menginginkan daging yang kering dan tidak terlalu7 berminyak sebaiknya memilih panggangan dengan menggunakan oven. Tempat ini memiliki kapasitas ruangan yang dapat menampung hingga 150 orang. Makan malam anda akan terasa semakin romantis dengan adanya balkon dengan latar belakang kolam renang dan diiringi dengan alunan musik romantis yang disediakan tempat ini.

Sushi Panggang Yang Groovy!

Banyak dari kita yang enggan menyantap Sushi karena tidak suka dengan rasa ikannya yang mentah. Tapi di beberapa tempat sushi anda juga dapat mencoba perpaduan sushi dengan rasa sushi yang terasa matang. Salah satu dari tempat tersebut yaitu sushi groove yang bisa dijadikan tempat makan dengan fusion sushi nya yang tak kalah lezat. Dengan konsep yang menjangkau kalangan anak muda, Sushi Groove menawarkan varian sushi dengan cara yang lain sebut saja menu burger sushi dan sushi pangganya.

Beberapa kali saya datang ke tempat ini dan mencoba dynamite avocado sushi roll ala sushi groove. Tampilannya sungguh unik yaitu 2 nasi sushi dipadatkan sebagai pengganti roti pada burger dengan isian di dalamnya yaitu daging burger dengan tumisan bawang bombay dan campuran saus teriyak. Nah kemudian ditambahkan avocado sebagai topping dan semua itu ditutupi dengan selembar nori besar. Kebayang dong rasanya yang unik di lidah. Untuk menu sushi panggangnya saya pernah mencoba Tokyo Meltdown Roll. Bentuk sushinya dibuat kotak dengan bungkusan alumunium foil kemudian dibakar. Rasa daging dan mayonnaise bakarnya terasa lumer di mulut. Pokoknya untuk yang ingin mencoba sushi dengan cara yang baru menu di atas wajib banget di coba. Selain menu tersebut masih ada menu lain seperti Krakatau Roll, Flying Geisha Roll, Rock & Roll, Fire Island Roll, Mayonaise Dream Roll hingga menu klasik seperti, California Roll. Selain makanan yang lezat dan unik konsep sushi groove juga sangat groovy dengan jajaran kursi baris ala sushi bar dan juga tata lampu dan dekorasi yang sangat anak muda sekali.

Gelatissimo, es krim ala italia

Ice cream, siapa sih yang gak suka menu yang satu ini? Rasanya yang segar dengan berbagai jenis rasa memang selalu menggoda untuk dicicipi. Salah satu brand ice cream yang paling saya suka adalah Gelatissimo. Di tempat ini tersedia berbagai jenis ice cream dengan kandungan lemak yang rendah namun tetap dengan pilihan rasa yang beragam. Contoh saja Choco Mint, Chocolate Chunk Macadamia, Tiramisu, White Chocolate, Chocolate Sugar Free, Vanilla, Chocolate, Coconut, Veronese Chocolate, Belgian Chocolate, Chocolate Sorbet, Chocolate Hazelnut, French Creme Brulee, Choc Chip, Coffee, Hazelnut, Rum & Raisin, Pistachio, Vanilla, Green Tea dan Black Sesame yang siap memanjakan lidah para pecinta ice cream seperti saya. Varian rasa favorit saya sendiri pastinya French Creme Brullee. Rasa es krim disini begitu lembut di mulut dan teksturnya sendiri licin. Kalau untuk rasa favorit saya rasa french vanilla sangat terasa di setiap suapan. Gerai Gelatissimo sendiri sangat mudah kita temui di berbagai mall besar di Jakarta. Sebut saja di Senayan city dan Grand Indonesia yang memiliki gerai ice cream dengan cita rasa es krim khas Italia ini.

Bagi kalian yang sedangan menjalankan diet tidak perlu khawatir untuk menikmati kesegarannya. Es krim dari Gelatissimo hanya mengandung 8% lemak saja... hmm berbeda jauh dengan es krim yang biasanya kita temukan di pasaran. Untuk urusan harga, es krim dari Gelatissimo memang cenderung mahal namun rasanya memang sebanding dengan harganya. Untuk satu scoop (small) es krim ini harga nya IDR 28.600, dua scoop (medium) IDR 41.800, dan tiga scoop (large) IDR 52.800.

Wednesday, December 28, 2011

Nasi Kalong Bandung

Nasi Kalong, warga Bandung atau yang sering ke Bandung udah pasti tau nih tempat makan yang satu ini. Tempat yang selalu ramai dikunjungi ini buka mulai dari jam 7 sampe jam 3 pagi. Nah itu dia kenapa diberi nama Nasi Kalong karena jam bukanya yang mirip kalong / kelelawar. Nasi kalong ini terletak di Jl. Riau dan pasti setiap saya kesini saya melihat antrian yang begitu panjang dari orang-orang yang kelaparan di dinginnya malam hari kota Bandung.
Yang seru dari tempat ini adalah nasinya yang berwarna hitam, terbuat dari beras merah yang dicampur dengan kluwek atau buah picung. Nasi hitam ini memiliki rasa yang gurih dan pulen pokoknya pas banget untuk memanjakan lidah kita. Yang ingin makan dengan nasi putih biasa gak usah khawatir karena disini disediakan juga. Sedangkan untuk lauk favorit disini adalah buncis bakar dan ayam goreng madu yang selalu membuai lidah saya akan kenikmatannya. Kumpul sambil makan-makan di tempat ini juga gak perlu khawatir bangkrut karena harganya dijamin murah meriah. Kalo ke Bandung gak ke tempat ini rasanya gak sah deh :)

Tosoto tanjung duren

Kalo lagi musim hujan seperti saat ini memang paling nikmat makan yang hangat-hangat. Hmm... bagaimana kalo soto yang hangat dan juga pedas untuk makan siang kali ini?
Salah satu tempat soto favorit saya itu adalah Tosoto yang memang banyak tersebar di berbagai daerah terutama Jakarta. Franchise yang satu ini memang spesialis nya berbagai macam soto. Mulai dari Soto Madura hingga Soto Lamongan menjadi dambaan para pecinta kuliner soto. Contoh saja Soto Madura yang berisi irisan daging, babat, usus, limpa, telur 1/2 butir yang ukurannya gak pelit alias lumayan besar. Atau soto daging yang memang beneran isinya hanya daging bukan jeroan ataupun lemak. Selain soto masih ada menu lainnya yang bisa kita pesan seperti nasi goreng utuh, mie kuah jawa, gulai kambing, gado-gado dan masih banyak menu khas Indonesia lainnya.
Nah karena setiap outlet franchise nya punya menu khas tersendiri saya sih paling suka ke yang daerah tanjung duren karena ada sate kambing yang gak bau prengus sama sekali. Rasa bumbu kecap dan dagingnya berpadu dengan baik di lidah. Kabar dari si pemilik outlet Tanjung Duren ini sih dia hanya memakai kambing Jember. Kambing yang digunakan pun yang masih berumur dibawah 5 bulan atau 5 bulan tepat dengan jenis kambing gimbas. Wah pantas saja tidak berbau prengsu dan empuk sekali di lidah.

Tuesday, December 27, 2011

Santai bersama teman di Amigos

Menyantap sajian khas meksiko sambil ditemani alunan musik meksiko memang selalu mengasyikkan. Nah salah satu tempat favorit saya untuk menyantap menu ala meksiko yaitu Amigos restaurant. Lokasinya berada di Bellagio Mega Kuningan tidak terlalu jauh dari tempat saya beraktifitas sehari hari. Saat berkunjung ke tempat ini kita akan melihat pernah pernik khas meksiko seperti poncho dan aneka replika kaktus serta tidak lupa sombrero. Datang ke tempat ini akan lebih terasa nyaman jika bersama teman. Yah sesuai dengan nama Amigos itu sendiri yang artinya teman dalam bahasa Meksiko.
Sambil bercengkrama dengan teman akan terasa lebih lengkap lagi jika ditemani dengan Nachos Fiesta yang terditri dari nachos dengan kacang merah, guacamole, keju dan sour cream sebagai pelengkap dan penambah rasa. Selain Nachos, masih ada menu khas meksiko lainnya seperti Quesadillas (Mexican Pizza), Fajitas, Tacos, Tostadas, Mexican Rice dan Burritos. Terdapat 3 jenis saus sebagai pendamping kita memakan tacos yaitu salsa sauce, green salsa sauce dan chopped onion sauce. Eitss.... santapan tidak akan terasa lengkap tanpa penutup kan? Kita bisa mencoba sopapilla yang diberi vanilla ice cream. Hmm perpaduan tortilla, saus caramel dan bubuk cinnamon memang tidak terkalahkan. Pokoknya kalo kalian pecinta kuliner meksiko atau ingin mencoba sesuatu yang baru, restoran ini pilihan yang pas karena semuanya lengkap tersedia.

Monday, December 26, 2011

Sugar High!!

Tempat makan dengan warna-warna pastel seperti tosca, pink dan putih memang selalu menarik perhatian saya. Salah satunya yaitu cafe yang terletak di kawasan Kemang Selatan ini, Sugar High. Memasuki tempat ini nuansa lembut khas wanita terasa kental pokoknya mebuat saya merasa nyaman sekali untuk menghabiskan sore di sana. Ternyata tempat ini terbagi menjadi dua ruangan yaitu nuansa super cute dan homey di lantai 1 dan juga kita bisa bersantai dengan ditemani semilir angin di rooftop sugar high yang terasa sangat romantis. Untuk varian menunya tempat ini memang spesial homemade dessert, berbagi macam jenis cakes dan cookies bisa kita nikmati. Eits tapi masih ada juga menu berat dengan harga terjangkau untuk mengisi kekosongan perut kita.
 
Sudah datang ke tempat yang “manis” seperti ini kayanya gak lengkap jika tidak memesan sesuatu yang manis. Chocolate molten cake yang menjadi menu andalan di tempat ini akhirnya menjadi pilihan saya. Dengan harga 24ribu saya menemukan kelezatan coklat yang lumer dan pas di mulut. Merasakan kenikmatannya pantas saja menu satu ini menjadi jagoan. Selain itu saya juga memesan sticky date toffee pudding yang disajikan dengan lumuran saus vanilla yang membelai lembut lidah saya. Rasa karamel dibagian pinggir puding masih terasa hangat dan justru disitulah kenikmatannya. 
Sebagai minumannya pilihan saya jatuh kepada Fruity Ice Tea Lychee. Wah ternyata bukan hanya rasanya yang seperti lychee tapi ada dua buah lyche yang berada di dalam the ini. Hmm gak ada tandingannya menikmati teh nikmat sambil mengunyah buah lychee. Harganya agak lumayan sih sekitar Rp.18.000. Pokoknya kalau anda ngaku suka sama makanan yang manis manis tempat yang satu ini wajib banget didatangi.

Dapur Sandwich Solo

Sandwich biasanya terdiri dari setangkup roti tawar yang diisi dengan sayuran, daging ataupun keju dan isian lainnya. Namun ada yang berbeda dari sandwich yang ditawarkan oleh Dapur Sandwich yang berada di Solo. Sandwich di tempat ini lebih terasa tebal bagian rotinya dibanding tempat lainnya, kira-kira setebal 2cm.
Terdapat beberapa jenis sandwich yang ditawarkan yaitu Sandwich Bakar, Sweet Sandwich, Healthy Sandwich hingga Sandwich with Ice Cream. Untuk pilihan sandwich bakar, roti tawar yang telah diolesi butter kemudian dibakar dengan tingkat kematangan tertentu lalu kemudian diisi dengan berbagai pilihan sesuai dengan selera kita seperti sosis, daging cincang, daging asap, tuna, burger, hingga scramble egg dengan tambahan extra keju. Sedangkan untuk Sweet Sandwich, adalah roti tawar yang dilapisi berbagai macam pilihan selai menunya antara lain Choco Sandwich, Cheese Sandwich dan Pineapple Sandwich. Tampilan Sweet Sandwich ini memang mirip dengan roti bakar yang sering kita jumpai.
Masih ada Healthy Sandwich untuk anda yang menjalani gaya hidup sehat. Roti tawar yang digunakan tentu saja berbeda yaitu terbuat dari roti gandum yang kaya serat beserta toppingnya 2 pilihan saus, yaitu Thousand Isaland atau BBQ untuk melengkapi isian yang juga menurut selera kita. Terakhir adalah Sandwich with Ice Cream yang menyegarkan kita di udara panas siang hari.

Sunday, December 25, 2011

Cafe du chocolat tebet

Beberapa hari yang lalu saya menyempatkan diri dateng ke cafe du chocolat di daerah tebet. Hasil dari rekomendasi dari salah satu teman saya sih cafe yang satu ini benar-benar menyediakan chocolate yang rasanya “beneran” rasa coklat bukan hanya rasa manis biasa.

Jadilah saya kesana dan memesan Fire Fondue, marshmallow yang dibakar lalu dicelupkan ke dalam coklat cair. Hmm penasaran gimana rasa coklatnya dan ternyata beneran enak bukan cuma hasil cerita teman saya saja. Di tempat ini terdapat beberapa varian coklat yang digunakan, mulai dari dark chocolate, mint chocolate, white chocolate hingga milk chocolate.

Belum puas dengan menu yang saya pesan akhirnya saya memesan Chocolate Shot. Pure chocolate yang disajikan di special shot glass. Hmm kebayang kan rasa pure chocolate dalam sekali tenggak. Untuk interiornya sendiri terbilang cukup unik dengan nuansa warna coklat yang membuat kita yang datang merasa sangat nyaman. Kalo kalian ingin menu makanan yang lebih berat, bisa juga mencicipi Spaghetti Oglio Olio ala cafe du chocolat yang paling recommended di sini. Cafe ini juga menyediakan member card untuk pelanggan yang ingin makan hemat. Cukup membayar 25ribu saja kita bisa mendapatkan potongan 15% setiap pembelian di cafe ini.

Wednesday, December 21, 2011

Sejarah Pempek


Pempek, panganan dari olahan daging ikan ini memang sangat akrab di telinga kita. Jenis nya pun beragam mulai dari pempek berukuran besar seperti pempek kapal selam, pempek lenjer, pempek lenggang hingga yang berukuran kecil seperti pempek ada'an, pempek pistel dan lain-lain.
 
Jika kita melihat sejarahnya, Pempek telah ada di palembang sejak masuknya perantau cina ke daerah palembang. Menurut cerita yang ada di masyarakat pempek muncul karena adanya rasa prihatin dari seorang apek (lelaku tua keturunan cina) yang melihat tangkapan ikan yang berlimpah namun tidak sepenuhnya dimanfaatkan dengan baik. Ia kemudian mencampur daging ikan yang telah digiling dengan tepung tapioka, sehingga dihasilkan makanan baru. Makanan tersebut kemudian dijajakan dengan bersepeda keliling kota.
Nah kenapa disebut empek-empek? Karena penjualnya yang rata-rata adalah seorang apek sehingga pembelinya memangil "pek … apek". Pada awalnya pempek terbuat dari ikan belida. Namun, karena ikan belida yang semakin langka dan mahal sehingga kemudian ikan tersebut diganti dengan ikan lain yang harganya lebih murah tetapi dengan rasa yang tetap gurih. Wah jadi ngidam ingin makan pempek :)

Potato Head Pacific Place

Jalan-jalan ke Pacific Place yang emang banyak resto enaknya akhirnya saya melipir ke potato head sebagai tujuan lunch saya. Konsep resto ini bergaya modern minimalis dan berada di lantai dasar Pacific Place bagian luar. Menu yang disajikan oleh Potato Head ternyata beragam mulai dari sandwiches, salads, pastas, soups, dan lain-lain.

Melihat-lihat buku menu akhirnya pilihan saya jatuh kepada Homemade Baked Cannelloni. Ketika sampe di meja saya ternyata bentuknya seperti sejenis pasta dengan jamur dan wilted spinach dan ditutupi dengan lapisan keju yang hmm membuat saya tak sabar untuk mencicipinya. Kejunya beneran meleleh dan lumer di mulut, sensasi makan bayam dengan gurihnya keju rasanya tiada dua. Sempat cicip sedikit menu yang dipesan oleh teman saya yaitu Egg Benedict. Menu ini ini terdiri dari 2 telor, bacon, muffin, dan diatas nya dikasih keju... rasanya? Beneran enak!! Dengan ambience yang chill Potato Head cocok banget dijadikan tempat kumpul dan santai bareng.

Rujak Cingur & Semanggi

Mendengar kota Surabaya pasti langsung terbayang sajian kulinernya yang unik, lezat dan beragam. Sebut saja jajanan seperti Rujak Cingur dan Semanggi. Dua makanan tersebut memang banyak dikenal oleh kalangan masyarakat di dalam maupun di luar surabaya.
Rujak cingur, makanan khas Surabaya yang satu ini terdiri dari sayuran yang direbus (krai rebus, kangkung, kacang panjang, kecambah) dipadu dengan buah-buahan (kedondong, mangga muda, belimbing, nanas, bengkuang, mentimun, krai segar –sejenis mentimun) ditambah tahu dan tempe goreng lengkap dengan siraman saus yang merupakan campuran petis, pisang klutuk, kacang, terasi yang telah diulek halus. Walaupun memiliki banyak penggemar fanatik tapi banyak juga yang sama sekali tidak suka dengan makanan yang satu ini karena penyajiannya dan juga bahan utamanya yaitu cingur atau moncong sapi.
Selain rujak cingur masih ada Semanggi yang mungkin sudah sangat jarang ditemui lagi. Semanggi ini terbuat dari daun semanggi yang disajikan dengan tauge lengkap dengan siraman saus camputan dari petis dan ubi jalar. Sensasi rasanya yang khas dan berbeda lebih nikmat lagi jika dimakan bersama krupuk puli.

Friday, December 16, 2011

Minuman natal asal Jerman

Nuansa natal kian terasa di Jakarta. Banyak mall dan tempat lainnya mengadakan acara khusus untuk menyambutnya. Nah kalo di Eropa terutama Jerman, perayaan natal selalu identik sama minuman hangat yang satu ini. Namanya Gluhwein. Minuman ini mengandung wine yang ditambah perasaan jeruk lemon. Wine yang terasa hangat di tenggorokan makin nikmat bila disajikan dalam keadaan hangat. Cocok sekali diminum di kala musim dingin yang melekat dengan nuansa natal di Eropa. Dilengkapi juga dengan rempah-rempah seperti kayu manis dan bunga cengkeh. Rempah-rempah inilah yang membuat efek hangat dan wangi yang khas.

Thursday, December 15, 2011

Omona! it's Omo! Chicken


Beberapa minggu kemarin saya sempat main ke Central Park dan akhirnya berhasil mencicipi Omo! Chicken yang kayanya lagi banyak diomongin sama teman-teman saya lewat sosial media. Suasana Omo! Chicken Di CP ini terkesan sangat ceria. Terpasang sebuah flat tv yang memasang video clip artis idol dari korea. Wah bisa menjadi salah satu daya tarik nih kayanya karena korean wave yang memang lagi melanda remaja-remaja Jakarta. Melihat-lihat buku menu dan Karena perut juga tidak terlalu lapar pada saat itu akhirnya memutuskan untuk memesan Hot chicken wings dan Yuza Sensation sebagai pelepas dahaga. Keadaan tempat ini cukup menuh saat itu akhirnya merapat ke bagian outdoor dengan beautiful view dari pohon cemara raksasa yang berada di tribeca park. Nuansa natal memang kental terasa di mall yang berada di barat Jakarta ini. Sampai juga menu yang pesan, agak kecewa dengan packaging-nya tapi sepertinya “isinya” terlihat begitu menggoda sehingga saya melupakan bentuk kemasan yang sedikit bikin saya mengerenyitkan alis. Pertama saya mencoba meminum Yuza Sensation yang saya pesan. Yuza Sensation ini rasanya seger banget!! Minuman ini merupakan Citrus fruit juice asli dari Korea jadi berasa lagi di Korea rasanya :p rasa chicken wingsnya? Gak usah ditanya deh rasanya bener asli enaaaaaknya!!! rasa ayam yang crunchy dan bumbunya bener-bener meresap ke dagingnya. Terasa lezat di setiap gigitan deh pokoknya :)) Komentar untuk Omo! Chicken yang jelas “Chicken Wings is a must menu you should try!!”